Bayam hijau berklorofil? Bagaimana bayam merah?

Assalamualaikum, kali ini kita akan kilas singkat tentang bayam nih, yuk simak bareng-bareng.

Bayam adalah tanaman yang dikonsumsi daunnya sebagai sayuran dengan kaya zat besi. Bayam termasuk anggota keluarga Amaranthaceae. Dikenal sebagai Amaranthus spp atau berarti abadi dalam bahasa yunani. Bayam memiliki batang utama yang tegak dengan beberapa cabang lateral membentuk semak. Selain itu, bayam memiliki banyak kandungan gizi yang baik untuk tubuh, diantaranya vitamin A, BI, B2 dan C serta unsur Ca, Fe, dan P.

Bayam yang biasa dikonsumsi sebagai sayuran dikenal dengan bayam cabutan (bayam sekul) dengan 3 varietas bayam yang termasuk kedalam Amaranthustricolor, yaitu : (1). Bayam hijau biasa, yang berwarna hijau keputih-putihan, (2). bayam merah (blitum rubum) daun dan batang bayam merah mengandung cairan warna merah.(3). Bayam kakap (A. Hybridus). Serta bayam lainnya, seperti bayam duri (A. Spinosus) dan bayam kotok/bayam tanah (A Blitum).

Tanaman pada umumnya berwarna hijau yang pastinya memiliki kandungan klorofil. Namun, bagaimana dengan bayam merah?.

Bayam merah atau Bitum rubum memiliki tinggi batang sekitar 0.4-1 mtr dan bercabang, batang lemah dan berair, daun bertangkai, berbentuk bulat telur serta pangkal runcing berwarna merah. Sama halnya dengan bayam hijau, bayam merah juga memiliki kandungan zat yang banyak didalamnya. Pada bayam ini terdapat unsur kimia alami yang bisa membantu kesehatan pada tubuh. Kandungan zat kimia yang bisa ditemukan adalah protein, lemak, karbohidrat, kalium, zat besi, amarantin, rutin, purin serta vitamin A,B, dan C. Akar bayam ini dapat digunakan sebgai obat desentris, sedangkan daunnya dapat digunakan sebagai bahan pembuatan cairan infus.

Tanaman pada umumnya memiliki klorofil, sama seperti bayam. Karena dapat dilihat pada masa muda tumbuhan bayam merah bahwa tumbuhan tersebut memiliki warna hijau dibagian tubuhnya, hanya saja berbeda pada kandungan pigmen lainnya yaitu betasianin dan antosianin pada bayam merah. Bayam hijau memiliki kandungan klorofil dan betakaroten lebih tinggi daripada bayam merah. Sedangkan bayam merah mengandung betasianin dan antosianin-pigmen alami yang lebih tinggi daripada bayam hijau. Bayam hijau dan merah mempunyai sifat anti oksidan, anti kanker, anti hipertensi, dan anti hiperglikemik. Dengan antioksidan yang tinggi, bayam hijau dan merah memiliki manfaat anti aging yang sama kuat.

MasyaAllah ya kandungan bayam ini. Terimakasih temen temen.

avatar Tidak diketahui

Penulis:

Note to my self: learn, learn, learn all aboutt positive things. be best, Allah always with you <3

Tinggalkan komentar